Jantung Bocor Pada Bayi

Jantung bocor yang umumnya menimpa anak-anak. Dari data pusat jantung nasional harapan kita, dari 1. 000 kelahiran di beragam tempat, 6 – 7 diantaranya mengidap kelainan jantung bawaan. Umumnya bayi yang lahir dengan kelainan jantung itu meninggal sebelum saat berumur 1 tahun. Namun bayi yang dapat diselamatkan lewat pembedahan hanya sekitar 800-900 kasus per tahun, yang sebagian besar dikerjakan di pusat jantung nasional harapan kita.

Banyak pemicu mengapa bayi-bayi itu lahir dengan kelainan jantung bawaan, terlebih pada trimester pertama yang adalah waktu krusial untuk pembentukan jantung. Bila ibu si janin berumur diatas 40 tahun. Menderita penyakit kencing manis, campak, darah tinggi, dan merokok waktu janin berumur tiga bulan, jadi ada kemungkinan jantung janin alami kelainan. Faktor lain yang bisa jadi masalah untuk pembentukan jantung pada trimester pertama diantaranya tuturan cahaya rontgen, trauma fisik serta jiwa, minum jamu atau pil kontrasepsi, dan faktor keturunan.

Aliran darah bayi dalam kandungan berbeda dengan manusia yang sudah dilahirkan. Selama dalam kandungan ibu, sebagaian darah bayi dialirkan melalui pembuluh nadi di tali ari (umbilicus) menuju plasenta. Di sana darah akan melepas sisa pembakaran melalui proses penyerapan oleh darah ibu dan mengambil oksigen serta makanan yang berada dari darah ibu.

Dari plasenta darah dialirkan melalui pembuluh balik tali ari (vena umbilicalis) ke hati untuk diolah, tetapi karena hati belum berfungsi dan kandungan makanan sudah selesai diolah oleh hati ibu, darah langsung dialirkan ke serambi kanan jantung.

Sebagian darah dialirkan ke bilik kanan dan ke paru-paru, tetapi sebagian besar dialirkan ke serambi kiri melalui sebuah lubang. Lubang itu, foramen ovale, memang disediakan untuk keperluan tersbut dan pada keadaanj normal akan segera menutup setelah bayi dilahirkan. Kegagalan menutup lubang ini merupakan salah satu kelainan “jantung bocor” pada anak-anak.

Sebagian darah yang dialirkan ke paru-paru akan dialirkan ke pembuluh nadi bernama ductus Botalli karena paru-paru belum berfungsi. Saluran ini juga harus menutup setelah lahir dan kegagalannya merupakan kemungkinan lain dari penyebab jantung bocor. Masih ada beberapa kelainan akibat kegagalan pertumbuhan yang dapat menyebabakn gejala “jantung bocor” .

Karena darah yang dialirkan lewat saluran ini berasal dari bilik kanan jantung, darah yang dialirkan ke tubuh itu sudah tercampur dengan sisa pembakaran tubuh yang akan diangkut ke plasenta. Dengan demikian, darah paling bersih atau paling baik dialirkan terutama ke otak bayi dalam kandungan.

Menurut penelitian, seorang ibu akan selalu diambil zat makanannya oleh bayi dalam kandungan yang hidup seperti parasit. Bayi baru akan kekurangan makan untuk tumbuh jika ibu sudah benar-benar sangat kekurangan makan.

Setelah dilahirkan, sistem sirkulasi darah mulai tertutup. Tentu saja proses penutupan lubang-lubang yang disebut di atas tidak terjadi lengkap dalam seketika, tetapi dalam waktu yang tidak terlalu lama juga. Kasus cacat bawaan jantung menurut statistik (Amerika, 1973) berkisar sekitar 6 kasus pada 100 kelahiran hidup dan 2% dari bayi yang meninggal sebelum dilahirkan.

 


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Jantung Bocor dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Jantung Bocor and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>