Jantung Bocor

Jantung bocor merupakan suatu kondisi dimana terdapat lubang jantung pda sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Umumnya, jantung bocor adalah penyakit bawaan dari lahir  yang banyak di derita bayi, namun tidak terdeteksi secara cepat. Jantung bocor diketahui ketika bayi berumur beberapa minggu atau bulan dengan ditandai suatu gejala yang sederhana seperti kesulitan bernapas, naik turunnya ronga dada pada bayi.

Jantung Bocor

Jantung Bocor

Proses terjadinya jantung bocor bisa terjadi sejak masa pembuahan pada wanita yang akan hamil. Proses pembentukan jantung janin terjadi pada masa awal pembuahan (konsepsi), bahkan sebelum si ibu sadar dirinya tengah hamil. Formasi jantung ini telah sempurna pada akhir masa trimester pertama kehamilan. Namun, tidak demikian halnya pada bayi yang mengalami jantung bocor.

Beberapa gejala jantung bocor bisa dilihat dari kondisi seperti : mudah lelah, nafas pendek, sering batuk, khususnya di malam hari; dada berdebar kencang, buang air kecil terlalu sering, sering merasa sakit di dada, sesak nafas, mudah pingsan, dan sering pusing.

Sedangkan gejala penyakit jantung bocor pada bayi dapat dicurigai apabila bayi tersebut gampang sakit, berat badannya tidak naik-naik, susah minum susu, atau gampang kelelahan.

Penyebab Penyakit Jantung Bocor tidak diketahui secara pasti, namun hal berikut bisa berisiko bayi terkena penyakit jantung bocor bawaan karena ibu menderita hipertensi, terkena sinar rontgen, ataupun polusi zat kimia, menderita sakit campak, ibu merokok / terkena polusi asap rokok pada awal-awal kehamilan.

Adapun gejala lainnya dari jantung bocor adalah :

  • Napas cepat dan sulit makan serta minum.
  • Berat badan sulit untuk naik
  • Infeksi paru yang seringkali berulang
  • Sianosis (dimana bibir, kulit, dan kuku menjadi berwarna biru pucat).
  • Tidak dapat melakukan aktivitas / berolahraga dengan baik seperti pada umumnya.

Pada kasus jantung bocor, sirkulasi darah kotor mengalir ke sirkulasi darah bersih sehingga bayi menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar ke sirkulasi darah bersih dan memasuki organ-organ penting seperti otak, maka bisa terjadi sesak napas, disertai kejang, bahkan kematian.

Penanganan yang bisa dilakukan pada penyakit jantung bocor khususnya untuk bayi adalah setelah proses persalinan, maka biasanya orantua dibantu dengan dokter atau jug dengan bidan dalam melakukan pemeriksaan pada keadaan bayi mereka. Disaat bayi beberapa menit setelah dilahirkan berwarna biru harus ada hal yang diperiksa lebih lanjut. Kemudian segera berikan oksigen murni di dalam tekanan yang tinggi dan lihat kemudian apakah birunya menghilang atau tidak. Jika warna biru pada badannya hilang hal ini  mungkin disebabkan bukan karena penyakit jantung bawaan atau penyakit jantunug bocor. Mungkin karena adanya suatu kelainan yang terjadi pada paru namun jika bayi tetap biru kemungkinan adanya suatu masalah penyakit jantung bocor yang serius dan kritis. Ketika terdapat suatu bentuk kerucrigaan yang harus Anda lihat adalah apakah Penyakit jantung bocor ini biru atau tidak. Gejala biru yang muncul misalnya disekitar gusi, laktosa mulut dan juga dibawah idah gusi bukan disekitar mulutnya.

Dan sementara untuk jenis penyakit jantung bocor tidak biru biasanya gejala yang muncul pada bayi adalah bayi akan mengalami suatu gangguan pada saat akan menyusu pada ibunya. Bayi yang mengalami penyakit jantung bocor biasanya saat menyusu akan sering berhenti karena masalah sesak nafas akibat gejala dari jantung bocor dan bayi tidak bisa dengan baik mengisap puting susu ibu karena masalah pada jantung mereka bahkan berat badan mereka juga terbilang tidak bagis dan gagal untuk tumbuh karena mengalami kurang gizi.

Lalu, penanganan apa yang bisa dilakukan? Bawalah ke tim medis, dan  sebaiknya segera rujuklah kerumah sakit. Karena setiap penyakit jantung mempunyai gejala yang berbeda-beda dan mempunyai pengobatan yang berbeda juga. Ada yang bisa dibiarkan terlbih dahulu dengan cara memberikan obat dan kemudian jantung dengan sendirinya akan bisa menutup, dan ada juga yang harus melalui operasi. Namun penanganan awal yang bisa dilakukan adalah bertujuan untuk mencegah terjadinya keparahan kondisi kesehatan anak Anda hingga menyebabkan resiko terjadinya kematian. Jika kondisi memungkinkan untuk langsung di rujuk penuju ke pusat pelayahan jantuung yang bisa dijangkau.  Biasanya dilakukan dengan pemeriksaan ekokardiografi apakah ada suatu kelainan atau tidak pada jantung bayi Anda. Berusaha dengan melakukan apa saja untuk anak agar mereka bisa sembuh dengan maksimal, karena sebagian besar dari penyakit jantung bocor saat ini belum diketahui apa obatnya. Yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan operasi pemasangan dari ballon dan juga pemasangan ring pada duktus arterinosus. Jika anak Anda mengalami jantung bocor, maka bisa ditutup dengan menggunakan alat kateter atau lubang sekat diantara buluk atau juga pada serambi jantung. Namun, selain itu yang palung penting adalah bersabar, tetap berusaha dan berserah diri kepada Tuhan YME.

Jantung Bocor

Posted in Jantung Bocor | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak – Pengidap dari penyakit jantung bawaan pada anak masih banyak penderitanya. Memerlukan biaya yang sangat besar untuk mengatasi masalah kelainan bawaan ini . Penyebab dari penyakit jantung bawaan pada anak bisa juga diebabkan karena sakit tenggorokan, karena jika sakit tenggorokan ini tidak diatasi secara tuntas maka kuman streptokokus yang menjadi induk dari penyakit tenggorokan ini akan menyebabkan penyakit jantung rematik yang justru sulit untuk disembuhkan.

 

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Penyakit jantung bawaan pada anak merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita dewasa ini khususnya oleh balita. Penyakit jantung bawaan ini dikenal dengan nama penyakit jantung bocor. Biasanya kelainan yang terjadi dari penyakit jantung bocor  biasanya disebabkan karena adanya sekat pemisah pada bilik atauu serambi jantung kiri dan kanan yang belum atau tidak tertutup dengan posisi sempurna. Pada akhirnya menyebabkan jantung tiidak akan berfungsi dengan sempurna.

Padahal fungsi dari jantung adalah untuk memompa darah diseluruh tubuh. Darah yang biasanya mengandung 96% zat asam atau darah yang bersih yang warnanya merah segar dari bilik kiri jantung dan kemudian dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah nadi. Dan pada saat itulah kadar dari zat asamnya hanya tingga sekitar 60%. Tetapi kemudian darah kotor ini dipompa kembali dari bilik kanan, dan kemudian dialirkan ke daerah paru-paru untuk menghirup zat asam sehingga darah menjadi bersih lagi. Dan begitulah aliran darah yang ada pada tubuh, yang berlangsung dilakukan tanpa henti selama kita hidup.

Yang terjadi pada penyakit jantung bawaan pada anak adalah jika sekat pemisah tidak tertutup dengan sempurna, maka darah kotor ni akan bercampur dengan darah bersih. Dan hal ini akan menyebabkan kerja jantung mengalami gangguan sehingga pada akhirnya akan mengeluarkan tanda biru, gejala ini biasanya ditunjukkan pada kuku jari tangan dana juga pada bibir penderita. Tetapi jika kadar dari zat asam di dalam darah ini masih berkisar sekitar 80%, dan lazimnya tidak sampai muncul gejala seperti biru dan quot.

Penyakit jantung bocor atau penyakit jantung bawaan pada anak merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan adanya suatu kelainan pada struktur jantung yang bisa mengakibatkan pembentukan lubang pada sekat jantung. Jantung bocor pada anak merupakan salah satu jenis penyakit jantung bawaan yang udah muncul sejak lahir dan banyak dialami oleh anak-anak. Proses dari munculnya jantuung bocor ini disebabkan karena sejaj masa pembuahan yang terjadi pada wanita yang akan hamil. Dan proses dari pembentukan pada jantung janin terjadi pada masa awal pembuahan atau masa konsepsi. Bahkan juga sebelum si calon ibu menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Formasi dari jantung kemudian berbentuk sempurna namun di akhir masa trisemester pertama kehailan. Tetapi, tidak untuk bayi yang mengalami gangguan dan kelainan jantung bocor.

Gejala yang muncul pada jantung bocor adalah :

  1. Napas yang terjadi dengan sangat cepat dan juga sulit makan dan juga minum
  2. Berat badan yang sulit sekali untuk naik
  3. Infeksi yang terjadi pada paru-paru yang seringkali  berulang.
  4. Sianosis atau dimana bibir, kuku, dan kulit menjadi terliihat berwarna biru pucat]
  5. Tidak bisa melakukan aktivitas fisik misalnya seperti olahraga dengan baik dan pada umumnya.

Penyakit jantung bocor terbagi menjadi dua jenis yakni penyakit jantung bocor sianotik dan penyakit jantung asianotik. Penyakit jantung bocor biru bisasanya bisa dikena dengan mudah dengan cara melihat gejala fisiknya seperti ujung kuku bibir dan juga idah yang warnany biru. Dan seangkan penyakit jantung bocor tidak biru gejalanya tidak bisa dengan langsung dilihat.

Untuk pengobatan penyakit jantung bocor, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan yakni :

  1. Terapi medis
    Terapi ini dilakukan misalnya untuk jenis kasus PJB yang kritis yang bergantung pada terbukanya duktus dependent systhemic circulation dan ductus dependent pulmonaru circulation. Maka untuk men eruskan pemberian dari prostaglandin E1 harus dengan dosis yang minimal.
  2. Intervensi non beda
    Cara intervensi non bedah yang bisa dilakukan untuk menangani jantuung bocor adalah dengan memasangkan balon yang bia memperbaik hiposekmia dengan lebih dramatis khususnya untuk transposisi pada pembuluh darah besar dengan proses pencampuran darah sistemik dan juga pulmonal yang sifatnya tidak adekuat.
  3. Tindakan bedah
    Tindakan ini dilakukan bisa berupa bedah paliatif, dimana tindakan ini mempunyai maksud dan tujuan untuk membantu meningkatkan airan darah menuju ke paru seperti misalnya tindakan untuk mengikat arteri pulmonais untuk membantu mengurangi aliran darah menuju ke paru, dan untuk bedah denitif untuk membantu menjamin siologi yang sifatnya normal dan bisa membantu untuk melakukan koreksi anatomik pada penderita jantung bocor.

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

 

Posted in Jantung Bocor | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Jantung Bocor Bawaan

Penyakit Jantung Bocor bawaan merupakan suatu kelainan yang ada di jantung yang dapat menyebabkan adanya lubang yang adanya di jantung, dan banyak penderitanya adalah anak-anak dan bayi. Dari beberapa penelitian dapat di perkirakan bahwa dari 1.000 kelahiran, maka akan terdapat 9 bayi yang akan menderita penyakit jantung bawaan yang dapat di perkirakan dalam masa depan jumlah penderitanya akan terus bertambah banyak.

Sebenarnya faktor terbesar dari penyebab jantung bocor adalah karena bawaan dari lahir dalam arti seorang penderita telah terjangkit jantung bocor pada saat dalam kandungan sang ibu. Penyebab terbanyak dari jantung bocor adalah timbul dari sang ibu yang memiliki kelainan pada penyakit ini.

 Jantung Bocor Bawaan

Jantung Bocor Bawaan

Jantung bocor bawaan merupakan jenis penyakit yang cukup banyak diderita. Menurut hasil penelitian,10 dari 1000 bayi yang dilahirkan kemungkinan memiliki penyakit jantung bocor bawaan. Jenis kelainan pada penyakit jantung bocor bawaan sangat bervariasi,ada yang hanya menyebabkan gangguan ringan pada fungsi jantung tetapi ada juga kelainan yang cukup fatal hingga mengganggu fungsi kerja jantung. Dimana fungsi jantung adalah mendistribusikan darah ke seluruh tubuh.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan

  • Hemoglobin tinggi (lebih dari 20) sedangkan normalnya 14
  • Ujung-ujung kuku,lidah,dan bibir berwarna biru
  • Mudah tertular penyakit
  • Berat badan tidaknaik-naik karena sering sakit
  • Bayi sulit menyusu dan rewel

Penyebab Penyakit Jantung Bawaan

Menurut penelitian penyebab penyakit jantung bawaan adalah mutasi genetik, faktor lingkungan, infeksi saat kehamilan, keracunan. Meskipun begitu banyak beberapa kelainan jantung bawaan yang tidak diketahui pasti.

Jenis-Jenis Kelainan Jantung

  • Sekat Bilik Jantung Berlubang (Ventracular Septal Defect/VSD)
    Kelainan jantung yang berupa lubang pada sekat antar bilik jantung yang menyebabkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung. Gejala utama kelainan ini adalah kesulitan menyusui, gangguan pertumbuhan, nafas pendek dan mudah lelah.
  • Penyempitan Katup Paru (Pulmonary Stenosis/PS)
    Kelainan jantung yang merupakan penyempitan katup paru yang berfungsi untuk mengatur aliran darah rendah oksigen dari bilik kanan jantung ke paru-paru.
  • Sekat Serambi Jantung Berlubang (Atrial Septal Defect/ASD)
    Kelainan jantung yang merupakan lubang di antara dua serambi jantung.
  • Tetralogi Fallot (Tetralogy of Falot/TOF)

Komplikasi kelainan jantung bawaan yang khas dan melibatkan beberapa kondisi diantaranya :

  • Bilik kanan jantung membesar (hipertrofi)
  • Sekat bilik jantung berlubang (VSD)
  • Penyempitan katup paru (PS)
  • Akar aorta tepat berada di atas lubang (VSD)

Kejadian untuk penyakit jantung bocor bawaan untuk kasus yang kritis kejadianya tidak bisa dipastikan karena data yang dilaporkan antara 1 dan 100 bayi yang lahir menderita penyakit jantung bocor bawaan yang jika misalnya di asumsikan ada sekitar 5 juta bayi dalam 1 tahun maka ada 50 ribu bayi yang menderita masalah jantung bocor ini. Dan sekitar sepertiganya menunjukkan beberapa gejala yang berbeda-beda mulai dari yang paling ringan sampai kasus yang paling berat sekalipun yang bisa menyebabkan keadaan semakin kritis pada awal minggu pertama bayi lahir.

Biaya pengobatan dari penyakit jantung bocor ini terbilang cukup mahal, karena dihitung dari biaya operasi yang memerlukan puluhan juta rupiah sampai mencapai ratusan juta rupiah. Semua tergantung dari jenis penyakit jantung bocornya. Dan yang membuat semakin kaget adalah untuk mereka yang mempunyai keterbatasan dalam hal ekonomi. Anak Anda tetap harus Anda bawa untuk mendapatkan pengobatan, dan ada juga pengobatan alternatif yang biayanya tidak semahal dengan pengobatan medis.

Penyakit jantung bocor sangat membawa potensi besar untuk mengalami kematian pada anak sebelum usia mereka genap mencapai 1 tahun, jika gejala tidak segera diketahui dan tidak melakukan tindakan yang tepat, maka nyawa menjadi taruhannya. Biasanya penyakit jantung bocor ini akan terjadi pada usia beberapa jam setelah bayi lahir, yang kemudian membutuhkan itervensi yang segera dalam bentuk pemberian obat-obatan atau juga melakukan tindakan intervensi yang tepat dalam pemasangan balon, pen atau juga melakukan operasi yang bisa membantu untuk menyelamatkan anak. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik, maka resikonya adalah kematian.

Kondisi buruk yang terjadi pada penyakit jantung bocor adalah sirkulasi yang sangat bergantung pada Ductus Arteriosus dimana menutup dengan cara  yang spontan pada proses kehamilan mereka. Dan sekedar informasi saja bahwa duktus arteriosis merupakan suatu pembuluh darah yang bisa membantu menghubungkan aorta atau pembuluh darteri yang besar menyangkit darah menuju ke seluruh tubuh dengan menggunakan arteri pulmonalis atau arteri yang bisa membawa darah menuju ke paru-paru, yang merupakan suatu bagian dari proses sirkulasi darah yang terjadi pada janin yang normal.

Namun, disaat proses persalinan terjadi, disaat bayi sudah mulai bernafas, duktus arteriosus kemudian akan menutup karena darah harus mengalir menuju ke paru-paru agar mengandung dan mengasup banyak oksigen. Pada sekitar 95% bayi yang baru lahir, penutupan dari duktus yang terjadi dalam sekitar wakitu 48-72 jam.

 Jantung Bocor Bawaan

Posted in Jantung Bocor | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Jantung Bocor Pada Bayi

Jantung bocor yang umumnya menimpa anak-anak. Dari data pusat jantung nasional harapan kita, dari 1. 000 kelahiran di beragam tempat, 6 – 7 diantaranya mengidap kelainan jantung bocor pada bayi. Umumnya bayi yang lahir dengan kelainan jantung itu meninggal sebelum saat berumur 1 tahun. Namun bayi yang dapat diselamatkan lewat pembedahan jantung bocor pada bayi hanya sekitar 800-900 kasus per tahun, yang sebagian besar dikerjakan di pusat jantung nasional harapan kita.

Jantung Bocor Pada Bayi

Jantung Bocor Pada Bayi

Banyak pemicu mengapa bayi-bayi itu lahir dengan kelainan jantung bocor, terlebih pada trimester pertama yang adalah waktu krusial untuk pembentukan jantung. Bila ibu si janin berumur diatas 40 tahun. Menderita penyakit kencing manis, campak, darah tinggi, dan merokok waktu janin berumur tiga bulan, jadi ada kemungkinan jantung janin alami kelainan. Faktor lain yang bisa jadi masalah untuk pembentukan jantung dan menyebabkan jantung bocor pada bayi adalah pada trimester pertama diantaranya tuturan cahaya rontgen, trauma fisik serta jiwa, minum jamu atau pil kontrasepsi, dan faktor keturunan.

Aliran darah bayi dalam kandungan berbeda dengan manusia yang sudah dilahirkan. Selama dalam kandungan ibu, sebagaian darah bayi dialirkan melalui pembuluh nadi di tali ari (umbilicus) menuju plasenta. Di sana darah akan melepas sisa pembakaran melalui proses penyerapan oleh darah ibu dan mengambil oksigen serta makanan yang berada dari darah ibu.

Dari plasenta darah dialirkan melalui pembuluh balik tali ari (vena umbilicalis) ke hati untuk diolah, tetapi karena hati belum berfungsi dan kandungan makanan sudah selesai diolah oleh hati ibu, darah langsung dialirkan ke serambi kanan jantung.

Sebagian darah dialirkan ke bilik kanan dan ke paru-paru, tetapi sebagian besar dialirkan ke serambi kiri melalui sebuah lubang. Lubang itu, foramen ovale, memang disediakan untuk keperluan tersbut dan pada keadaanj normal akan segera menutup setelah bayi dilahirkan. Kegagalan menutup lubang ini merupakan salah satu kelainan “jantung bocor pada bayi” dan anak-anak.

Sebagian darah yang dialirkan ke paru-paru akan dialirkan ke pembuluh nadi bernama ductus Botalli karena paru-paru belum berfungsi. Saluran ini juga harus menutup setelah lahir dan kegagalannya merupakan kemungkinan lain dari penyebab jantung bocor. Masih ada beberapa kelainan akibat kegagalan pertumbuhan yang dapat menyebabakn gejala “jantung bocor” .

Karena darah yang dialirkan lewat saluran ini berasal dari bilik kanan jantung, darah yang dialirkan ke tubuh itu sudah tercampur dengan sisa pembakaran tubuh yang akan diangkut ke plasenta. Dengan demikian, darah paling bersih atau paling baik dialirkan terutama ke otak bayi dalam kandungan.

Menurut penelitian, seorang ibu akan selalu diambil zat makanannya oleh bayi dalam kandungan yang hidup seperti parasit. Bayi baru akan kekurangan makan untuk tumbuh jika ibu sudah benar-benar sangat kekurangan makan.

Setelah dilahirkan, sistem sirkulasi darah mulai tertutup. Tentu saja proses penutupan lubang-lubang yang disebut di atas tidak terjadi lengkap dalam seketika, tetapi dalam waktu yang tidak terlalu lama juga. Kasus cacat bawaan pada jantung menurut statistik (Amerika, 1973) berkisar sekitar 6 kasus pada 100 kelahiran hidup dan 2% dari bayi yang meninggal sebelum dilahirkan.

Penyakit jantung bocor pada bayi sudah terjadi sebelum anak berusia 2 bulan. Dan tahanan atau tekanan yang terjadi di paru masih tinggi sehingga tekanan yang terjadi pada bilik kanan juga akan sangat tinggi. Keadaan ini yang menyebabkan tidak adanya suatu perbedaan pada tekanan yang mempunyai arti dari bilik kiri dan bilik kanan. Akibatnya adalah walaupun ada lubang, maka aliran darah yang melewati lubang tersebut masih sedikit sehingga tidak akan menimbulkan suatu masalah misalnya seperti bising jantung, sehingga tidak akan terdengar disaat dokter memeriksakannya. Tahanan paru ini kemudian akan turun terus setelah bayi lahir dan kemudian mencapai level yang paling rendah diusia bayi mencapai 2 bulan. Dan oleh sebab itulah, pada usia 2 bulan,  baru akan menunjukkan suatu gejala yang bermakna dari bilik kiri dan bilik kanan sehingga terdengar bising pada jantung.

Penyebab dari penyakit jantung bocor pada bayi atau penyakit jantung bawaan adalah sebagian besar atau sekitar 90% hingga saat ini belum diketahui dengan pasti. Namun, ada faktor pemicu yang menjadi penyebab dari masalah penyakit jantung bocor pada bayi misalnya adalah faktor lingkungan : ibu yang merokok, minum obat diluar resep dokter, infeksi yang terjadi sewaktu hamil yang mempunyai peranan untuk munculnya penyakit jantung bocor mencapai 3%. Dan sisanya sekitar 7% disebabkan oleh faktor keturunan atau faktor genetik. Karena penyebab dari penyakit jantung bocor ini sebagian besar belum diketahui dengan pasti dan presentase dari akiat faktor genetiknya hanya mencapai 7%, maka kemungkinan untuk melahirkan anak dengan faktor penyakit jantung bocor terbilang cukup kecil.

Jantung Bocor Pada Bayi

Posted in Jantung Bocor | Tagged , , , , , , | Leave a comment